Joty Untuk Cupang Indonesia

LELAKI 51 tahun itu mengabsen penghuni akuarium ukuran 15 x 20cm yang berderet di para-para. Ikan-ikan mungil warna-warni nan cantik itu menjadi pusat perhatian. Pria itu Joty Atmadjaja.


Sejak kelas VI SD ia sudah bermain dengan cupang hias. Hingga rambutnya beruban, ia tetap cinta dan bergelut dengan ikan-ikan yang hanya untuk konsumsi mata itu.

Cupang atau dalam bahasa internasional disebut betta (Betta splendes) adalah ikan menarik. Bukan sekadar keindahan warna dan bentuknya, melainkan tubuhnya yang tak pernah berhenti menjadi daya tarik lain di luar fisik. Ia simbol dinamika. Secara telaten, Joty yang sedang menjadi juri Aquaqulture Expo Betta Contest di Aula Fakultas Pertanian Unila, Rabu (5-6), terlihat bercengkerama dengan ikan-ikan yang dipamerkan dan dilombakan. Dengan pipa plastik sejenis penyedot es dawet, ia goda ikan-ikan itu. Juga senter baterai yang terus menyorot mengikuti gerak ikan untuk mengetahui corak dan derajat kesehatan ikan. Ada 115 ikan cupang dipamerkan pada perlombaan Aquaqulture Expo Betta Contest di Unila yang merupakan kontes pertama di Lampung itu. Joty bersama Herman Julian (Unila) dan Mulyadi (pebisnis cupang dari Padang) menjadi juri. Pria kelahiran 11 Oktober 1962 itu punya argumen nasionalis tentang hobinya yang mungkin dinilai orang remeh temeh ini. “Saya ingin melestarikan cupang Indonesia asli di level internasional,” kata alumnus Teknologi Pertanian UGM ini. Menurut dia, banyak sekali jenis cupang Indonesia yang belum diberi nama. “Kalau kita membudidayakan, merawat, hobi ini juga menghasilkan uang.”

Joty menambahkan cupang itu unik dan agresif. Selain bentuknya macam-macam, warna-warni, dan gerakannya kompleks. ?Bisa mupeng (sebutan di Lampung), ngedok (sebutan masyarakat umum) artinya pasang kuda-kuda. Itu sebabnya cupang dinamakan fighting fish. Jenis ikan lain tak ada yang unik seperti itu,? kata dia.

Joty terus memperkenalkan cupang asli indonesia

Joty terus memperkenalkan cupang asli indonesia

Tujuan Joty membawa nama-nama cupang Indonesia mendunia adalah agar semakin banyak keunggulan negeri ini dibanding negara lain. Dari level daerah, Joty sudah membawa nama cupang ke level nasional, bahkan hingga internasional. Lelaki kelahiran Bandung ini mengantongi sertifikat juri kontes cupang standar International Betta Congress (IBC) yang membawanya ke berbagai negara untuk urusan cupang. Menjadi seperti sekarang ini tak mudah bagi Joty. Kegagalan pernah terjadi padanya ketika ia membuka ternak cupang, tetapi belum sukses. Tapi itu tak membuatnya menyerah. Kini hobi yang ditekuni ini menjadikan dia sebagai salah satu orang terkenal di lingkungan pencinta cupang. Bukan hanya di Tanah Air, melainkan di berbagai negara lain. Joty mengaku pencinta cupang tidak berbatas umur. Dari anak-anak hingga kakek-kakek pencinta dan penghobi cupang di Tanah Air sangat banyak. Ikan yang dikenal keindahan warnanya ini ada empat jenis dasar bentuk ekornya pada cupang hias, seperti cupang serit, halfmoon, double tail, dan plakat. Koleksi cupang di rumahnya sudah ratusan jenis. Beberapa di antaranya tergolong cupang alam yang langka di Indonesia. Rupang jenis ini yang disukai para pembeli di mancanegara. Kini Joty mengembangkan bisnis online ikan cupang melalui situs miliknya http://jotyabetta.com. Harganya mulai dari 7,5 dolar AS sampai 50 dolar AS, tergantung jenisnya. Pembelinya dari beragam pencinta cupang di dunia. Selain menjadi juri dan mencintai cupang, Joty aktif menulis artikel di dalam dan luar negeri. Bukunya berjudul Panduan Lengkap Budi Daya dan Perawatan Cupang Hias sudah terbit. Saat ini ia menjadi penasihat Indo Betta Splendens Club (InBS) dan pemilik Jotya Betta Gallery di Jakarta.

Melalui cupang, Joty pernah membuat rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri) dengan menjadi Ketua Panitia The Jakarta International Betta Show untuk jumlah peserta kontes 1.063 ekor pada 2007 lalu. Saat ini dia bekerja untuk PT Lintas Benua Jaya Samudera sebagai managing director. ?Dengan ikan cupang ini, saya punya rumus 3F. Yaitu, fish, fun, and friendship. Artinya, ikan, kesenangan, dan persahabatan. Dan yang keempat, food, makan-makan, hehe.?

About these ads

3 thoughts on “Joty Untuk Cupang Indonesia

  1. Hebat Pak Joty, saya salaut dengan Bapak untuk memperkenalkan cupang Indonesia
    Cupang asli Indonesia ke seluruh dunia. Semoga usaha bapak berhasil.
    Sekali lagi sukses buat Pak Joty.

  2. wah amazing buat om joty sukses terus dalam dunia ikan khususnya buat ikan kecil nan cantik tsb yaitu bettasplendens . Lanjutkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s